Categories
Recreation

Wisata Pantai Pangandaran

Wisata Pantai Pangandaran: Harga Tiket, Rute, dan Tipsnya

Wisata Pantai Pangandaran – Jika berlibur dirasa bisa menghabiskan waktu dan budget, ada beberapa Tempat Wisata di Pangandaran menarik yang bisa diandalkan ketika membutuhkan waktu santai bersama keluarga atau kerabat. Wisata alam di Jawa Barat gak melulu soal curug (air terjun) saja.

Ada begitu banyak tempat indah yang tersebar di sana, khususnya daerah Pangandaran. Terletak di paling selatan Jawa Barat, kamu bisa menemukan pantai eksotis bernama Pangandaran. Dan inilah hal dan informasi tentang Poker IDNPlay Deposit LinkAja spot atau tempat foto wisata Pantai Pangandaran dari akses jalan rute lokasinya, tips dan harga tiket masuknya yang wajib kamu ketahui jika ingin berkunjung. Simak selengkapnya di bawah ini!

Datanglah ke Pantai Pangandaran sebelum matahari terbenam

Sebenarnya Pantai Pangandaran buka hingga malam hari. Namun, untuk keselamatan pengunjung, aktivitas di laut hanya dibatasi hingga pukul 17.00. Maka dari itu, kalau kamu pengin bermain air di pantai, lebih baik datang sebelum matahari terbenam.

Harga tiket masuk ke Pantai Pangandaran tergantung dari kendaraan yang kamu gunakan. Adapun rinciannya sebagai berikut (harga dapat berubah sewaktu-waktu):

  • Pejalan kaki – Rp6.000
  • Motor dikenakan tarif – Rp15 ribu
  • Kendaraan jenis Sedan atau Jeep – Rp35 ribu
  • Kendaraan jenis Carry – Rp65 ribu
  • Mobil penumpang besar – Rp93 ribu

Jangan lewatkan pasar ikan di Pantai Pangandaran

Pasar ikan merupakan daya tarik lainnya yang bisa kamu temukan di Pantai Pangandaran. Sebab, kawasan ini dulunya dikenal sebagai kota nelayan. Hingga saat ini pun kamu bisa melihat atau ikutan para nelayan menangkap ikan.

Di pasar tersebut, kamu bisa membeli aneka hasil olahan laut yang segar. Kamu bisa mengolahnya sendiri atau minta mereka menjadikannya sebagai masakan yang lezat.

Akses rute jalan ke Pantai Pangandaran

Ada banyak cara menuju Pangandaran, mulai dari jalur darat hingga udara. Misalnya kalau dari Jakarta, kamu bisa naik bus Gapuraning Rahayu selama tujuh jam. Harganya sekitar Rp90 ribuan.

Kalau pengin lebih cepat, ada penerbangan Jakarta-Pangandaran menggunakan pesawat milik PT Asi Pudjiastuti Aviation (Susi Air). Lama perjalanannya sekitar 45 menit dengan harga Rp824 ribuan.

Alternatif lainnya, kamu bisa naik kereta api dari Stasiun Gambir ke Stasiun Banjar. Jarak tempuhnya sekitar delapan jam, harganya dibanderol mulai Rp110 ribu. Dari Stasiun Banjar, kamu bisa lanjut menggunakan bus untuk lanjut ke Pangandaran.

Kalau kamu memilih menggunakan kendaraan pribadi, tak perlu khawatir nyasar. Sebab, jalan menuju Pantai Pangandaran sudah bisa diakses melalui Google Maps atau Waze.

Pantai Pangandaran menawarkan berbagai aktivitas seru

Berenang atau berjemur jadi sudah hal biasa yang dilakukan ketika bermain di Pantai. Di Pantai Pangandaran, kamu bisa mendapatkan pengalaman yang lebih seru dan menarik.

Pantai Pangandaran menyediakan beragam pilihan watersport, seperti banana boatjetskibig mable boat, aqua glade, dan sebagainya. Harganya dibanderol mulai Rp30-300 ribu.

Spesialnya lagi, terdapat sebuah cagar alam tak jauh dari Pantai Pangandaran. Kamu bisa melihat beberapa hewan, seperti monyet, rusa, kerbau, dan lain-lain. Kalau menelusuri lebih jauh lagi, kamu bisa melihat gua dan air terjun di kawasan itu.

Pantai Pangandaran pusatnya membeli cenderamata

Fasilitas di Pantai Pangandaran sudah cukup memadai. Kamu telah disediakan lahan parkir luas, tempat berkemah, money changer, pemandu wisata, pusat informasi, hingga tempat beli oleh-oleh.

Sudah jauh-jauh ke sini, kurang lengkap dong kalau gak bawa oleh-oleh? Pantai Pangandaran menawarkan cenderamata berupa kerajinan khas laut. Kamu bisa membeli miniatur papan surfing, aksesoris, kaos, celana, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kamu juga bisa membeli beberapa makanan khas Pangandaran, seperti jambal dan ikan asin. Nah, butuh alasan apa lagi untuk main ke objek wisata Pantai Pangandaran? Yuk, segera rencanakan liburanmu ke sini!

Categories
Recreation

Tempat Wisata Sejarah di Malaysia

Tempat Wisata Sejarah di Malaysia yang Seru untuk Dikunjungi

Tempat Wisata Sejarah di Malaysia – Negeri Jiran memiliki banyak kemiripan dengan Indonesia, mulai dari kuliner, tradisi, kebudayaan, tempat wisata, hingga tempat bersejarah di MalaysiaNamun, meski banyak kesamaan, Malaysia tetap menjadi negara favorit bagi warga Negara Indonesia yang ingin berlibur. Menginjakkan kaki di tempat-tempat yang kaya akan nilai-nilai sejarah saat travelling merupakan suatu aktivitas yang tidak boleh kamu lewatkan.

Sebab di tempat ini kamu bisa Login IDNPlay Poker Via APK berlibur sekaligus menambah pengetahuan. Setiap negara di dunia pasti memiliki tempat-tempat yang sangat bersejarah bagi negaranya, tak terkecuali Malaysia.

Di negara yang wilayah daratannya berbatasan langsung dengan Indonesia tersebut mudah sekali untuk menemukan berbagai tempat bersejarah. Berikut ini terdapat rekomendasinya.

Thean Hou Temple

Thean Hou Temple yang dibangun pada tahun 1894 merupakan salah satu kuil buddha terbesar dan tertua yang ada di Asia tenggara. Thean Hou Temple juga sering disebut-sebut sebagai Dewi Surga.

Yang menarik dari bangunan ini adalah gaya arsitektur kontemporer dan tradisionalnya yang menawan. Kamu akan melihat aneka macam ornamen yang rumit dan prasasti khas Tiongkok.

Lokasi: 65, Persiaran Endah, Taman Persiaran Desa, 50460 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Jam operasional: 08.00–22.00

Harga tiket: Gratis

Muzium Diraja Negara

Muzium Diraja Negara yang dibangun pada tahun 1928 ini memiliki sejarah yang panjang. Dulunya bangunan tersebut adalah milik orang China yang bernama Chan Wing sebelum digunakan oleh gubernur asal Jepang saat negara tersebut datang ke Asia Tenggara. Lalu pada saat Jepang menyerah, bangunan ini diduduki oleh Inggris.

Tidak lama kemudian bangunan Muzium Diraja Negara ditempati Sultan Selangor. Oleh sebuah lembaga seni bernama Swan & MacLaren dari Singapura, Muzium Diraja Negara pernah mengalami renovasi.

Bangunan bersejarah ini terdiri dari tiga bagian yang meliputi halaman, sayap barat dan sayap timur. Di sayap timur adalah ruang tahta. Sedangkan di sayap barat merupakan tempat diadakannya konferensi para raja. Muzium Diraja Negara adalah tempat yang tepat untuk kamu belajar tentang Kesultanan Selangor.

Lokasi: Jalan Istana, Istana Negara, 50460 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Jam operasional: 09.00 – 17.00

Harga tiket: Dewasa Rp17.000 dan anak-anak Rp7.000

Masjid Jamek Sultan Abdul Samad

Masjid Jamek Sultan Abdul Samad yang sudah ada sejak zaman penjajahan tepatnya tahun 1907 ini merupakan salah satu masjid tertua di Malaysia. Arsitektur bangunannya sangat unik dengan gaya Mughal, Islam, dan Moor.

Masjid Jamek Sultan Abdul Samad yang menjadi saksi sejarah perkembangan agama Islam di Malaysia tersebut terbuka untuk umum. Namun, ketika waktu salat tiba, masjid ini akan ditutup untuk sementara. Saat malam tiba, pemandangam dari masjid Jamek Sultan Abdul Samad sangatlah mempesona dan membuat siapa saja merasa takjub.

Lokasi: Jalan Tun Perak, City Centre, 50050 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Jam operasional: 10.00 – 12.30 dan 14.30 – 16.00

Harga tiket: Gratis

Kellie’s Castle

Dibangun oleh seorang petani yang sangat terpandang dari Skotlandia pada tahun 1910, Kellie’s Castle memiliki tiga tingkat dengan desain bangunan menyerupai istana Mughal yang ada di India.

Kellie’s Castle adalah bangunan bersejarah yang unik karena memiliki ruang bawah tanah dan terowongan rahasia yang dilengkapi dengan lift. Lift ini merupakan lift pertama di tanah melayu, lho. Tidak hanya itu saja, di lantai dua Kellie’s Castle juga terdapat lapangan tenis yang sangat luas.

Lokasi: 31000 Batu Gajah, Perak, Malaysia

Jam operasional: 09.00 – 18.00

Harga tiket: Dewasa Rp35.000 anak-anak Rp31.000

A’Famosa

A’Famosa atau yang dikenal juga dengan nama benteng Melaka dibangun pada tahun 1511 oleh bangsa Portugis setelah mereka berhasil menaklukkan tanah Malaka. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar lima bulan dengan melibatkan para pekerja paksa.

Benteng yang dalam bahasa Portugis disebut Fortaleza de Malaca ini dibangun dari bahan-bahan sisa reruntuhan bangunan lainnya. Proses pembangunan A’Famosa menyisakan kisah pilu di mana banyak para pekerja yang tewas karena kelelahan dan kekurangan pasokan makanan. Orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas tewasnya para pekerja adalah Alfonso de Albuquerque.

Lokasi: Jalan Parameswara, Bandar Hilir, 78000 Alor Gajah, Melaka, Malaysia

Jam operasional: 24 jam

Harga tiket: Gratis

Nah, itulah tempat bersejarah di Malaysia yang bisa kamu kunjungi. Jadi, selain berlibur, kamu juga bisa menambah pengetahuan.

Categories
Recreation

Wisata Gunung Pancar Bogor

Wisata Gunung Pancar Bogor: Info Rute, Lokasi, Harga, dan Tipsnya

Wisata Gunung Pancar Bogor – Letaknya yang diapit oleh pegunungan, membuat Bogor memiliki hawa yang sejuk dan menyegarkan. Beragam destinasi wisata alam pun banyak ditemukan di kota hujan ini. Keindahan alam pegunungan menjadi daya tarik tersendiri yang bisa menenangkan hati dan pikiran.

Apalagi kalau kamu tinggal di perkotaan yang ramai, pergi ke alam bisa jadi jalan keluar untuk melepas penat. Nah, salah satu daftar idn poker asia wisata pegunungan yang cukup dekat dengan perkotaan adalah Gunung Pancar di Bogor. Suasana alamnya masih asri dan alami, hawanya pun sejuk, sehingga bikin betah.

Sebelum liburan ke Gunung Pancar, simak dahulu informasi mengenai lokasi, rute, harga tiket, dan tipsnya di bawah ini. Dijamin liburan jadi makin aman dan menyenangkan.

Rute menuju Gunung Pancar

Perjalanan menuju Gunung Pancar dari Bogor biasanya memakan waktu 35 menit saja. Dari Kebun Raya Bogor, masuklah ke Jalan Raya Pajajaran di Tegallega. Kemudian, ambil jalur menuju Jalan Tol Jagorawi.

Selanjutnya, keluarlah di pintu tol yang menuju Jalan MH. Thamrin. Ikuti jalan sampai masuk ke Jalan Siliwangi dan Jalan Bali Raya di Sumur Batu.

Jika sudah melewati Sentul Nirwana, segera belok ke kiri menuju Jalan Jungle Land yang nantinya akan dilanjutkan ke Jalan Gunung Pancar. Ikuti jalannya sampai masuk ke Jalan Cimandala di Karang Tengah, wisata Gunung Pancar berada di kanan jalan.

Tips yang bisa kamu terapkan

Supaya liburanmu makin menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

  1. Belum ada transportasi umum untuk ke Gunung Pancar, sehingga gunakan kendaraan pribadi saja.
  2. Kalau berencana mendaki, pastikan kamu menggunakan alas kaki yang tepat. Jalurnya masih dipenuhi bebatuan.
  3. Bawalah peralatan bersepeda dengan lengkap, seperti helm dan alat safety lainnya.
  4. Gunakan pakaian yang cukup tebal, mengingat suhu di Gunung Pancar cukup dingin, apalagi saat malam hari.
  5. Jika kamu berkemah, persiapkan semua peralatannya dengan baik, seperti sleeping bag, tenda, senter, dan lainnya.

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari, 24 jam

Harga tiket: hari biasa seharga Rp5.000 dan Rp10.000 saat akhir pekan

Ada apa saja sih di Gunung Pancar?

Selama berada di Gunung Pancar, dijamin kamu gak akan merasa bosan. Pasalnya, banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan bersama teman atau keluarga. Salah satu yang sedang hits adalah bersepeda.

Jalur menuju daerah pendakian di Gunung Pancar ini memang gak terlalu mulus, sehingga kamu butuh sepeda gunung. Selama perjalanan, kamu bakal ditemani pemandangan alam hijau yang menakjubkan.

Kalau lebih suka aktivitas yang santai, mampirlah ke hutan pinus dengan beragam spot foto estetiknya. Kamu juga bisa berkeliling sembari menunggangi kuda. Tarifnya cukup murah, hanya Rp20 ribu per jam.

Kapan lagi kamu bisa berfoto di hutan yang rindang dengan suasana menenangkan? Kalau beruntung, kamu bisa melihat banyak burung kutilang dan elang berterbangan di langit-langit hutan, lho.

Selanjutnya ada kegiatan yang sangat populer dilakukan saat berwisata di Gunung Pancar, yakni berendam di pemandian air panas. Harga tiketnya Rp10 ribuan.

Uniknya, air kolam tersebut benar-benar berasal dari pegunungan, sehingga tak akan pernah habis dan bakal selalu hangat. Banyak yang meyakini airnya bisa menghilangkan pegal dan membuat tubuh lebih segar.

Itulah informasi wisata lengkap liburan ke Gunung Pancar di Sentul, Bogor. Semoga bermanfaat dan kamu bisa berlibur dengan nyaman. Jangan lupa selalu kenakan masker dan patuhi protokol kesehatan ya!

Categories
Recreation

Liburan Kece ke Pulau Bintan 

Info Wisata: Rute, Lokasi, dan Tips Liburan Kece ke Pulau Bintan

Liburan Kece ke Pulau Bintan – Untuk urusan wisata, wilayah barat Indonesia masih didominasi oleh Batam sebagai penyuplai terbesar jumlah kunjungan wisatawan asing ke negeri ini. Nama Pulau Bintan memang masih jarang jadi jujugan populer wisatawan dalam negeri.

Padahal, pulau yang termasuk dalam Provinsi Kepulauan Riau ini punya pesona alam yang sungguh menawan. Banyak yang menganggap Bintan adalah Maladewanya Indonesia. Keindahan alam di pulau ini juga gak kalah jika dibandingkan dengan Pulau Bali atau Pulau Lombok.

Bintan sebenarnya sudah lama dikenal sebagai destinasi resor eksklusif yang sering dikunjungi wisatawan mancanegara. Nah, jika kamu ingin deposit poker via linkaja berkunjung ke Pulau Bintan, simak dulu informasi wisata berupa lokasi, rute, harga tiket, dan tipsnya berikut ini!

Akomodasi di Pulau Bintan

Untuk urusan penginapan atau hotel, gak perlu khawatir. Banyak penginapan yang bisa kamu pilih di Bintan dengan rentang harga yang bervariasi.

Salah satu penginapan yang sangat terkenal adalah Bintan Lagoon Resort. Lokasinya berada di sisi utara pulau dan langsung menghadap ke Laut China Selatan.

Terdapat 10 pantai, 4 lapangan golf buatan, serta berbagai fasilitas rekreasi dan atraksi yang terintegrasi di resor ini. Tarif Bintan Lagoon Resort sekitar Rp1,7 juta per malam.

Banyak pula penginapan lainnya dengan tarif mulai dari Rp300 ribuan per malam.

Berikut daftar beberapa penginapan di Pulau Bintan:
– Nirwana Garden Resort
– Bintan Lagoon Resort
– Club Med Bintan Island
– Banyan Tree Bintan
– Bintan Agro Resort
– Sahid Raya Bintan
– The Sanchaya
– Angsana Bintan
– Hotel Panorama
– Bintan Spa Villa Beach Resort
– Mayang Sari Beach Resort
– Loola Adventure Resort
– Swiss-Belhotel Lagoi Bay
– Aston Tanjung Pinang Hotel and Conference Center
– Bintan Cabana Beach Resort
– Melia Bintan Permai Hotel
– Bintan Permata Hotel
– Shangrila Hotel
– Pelangi Hotel
– Plaza Hotel
– Comfort Hotel & Resort Tanjung
– Hermes Agro Resort & Convention
– Serumpun Padi Emas Resort

Cara menuju Pulau Bintan

Ada dua cara menuju ke Pulau Bintan. Kamu bisa memilih jalur laut dengan menggunakan feri atau speedboat dari Pulau Batam, atau langsung menggunakan jalur udara dari Jakarta.

Dari Jakarta, ada beberapa penerbangan menuju Bandara Raja Haji Fisabililah di Pulau Bintan, yang dilayani Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air.

Sementara, jika kamu berada di Batam, kamu bisa berangkat dari Pelabuhan Tanjung Punggur untuk menuju ke Bintan.

Dari pelabuhan tersebut, kamu bisa memilih speedboat dengan tarif sekitar Rp35 ribu dengan jarak tempuh sekitar 15 menit. Atau naik kapal feri selama satu jam dengan tarif sekitar Rp26 ribu.

Sesampainya di Bintan, kamu bisa menyewa sepeda motor atau mobil untuk berkeliling dan mengunjungi spot-spot wisata.

Syarat ke Pulau Bintan di tengah pandemik

Sama seperti di wilayah lainnya, wisatawan yang datang ke Pulau Bintan juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Di antaranya mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan sebagainya.

Protokol ini berlaku untuk setiap destinasi di Pulau Bintan, yakni resor, hotel, restoran, dan spot-spot wisata lainnya. Kamu juga disarankan membawa hasil PCR, swab, atau rapid test yang berlaku, supaya liburan lebih tenang dan aman.

Nah, itulah informasi wisata berupa lokasi, rute, harga tiket, dan tips-tips liburan ke Pulau Bintan. Selalu patuhi protokol kesehatan dan kenakan maskermu ya!

Categories
Recreation

Wisata ke Pusat Laut Donggala

Informasi Wisata ke Pusat Laut Donggala: Rute, Lokasi, dan Tipsnya

Wisata ke Pusat Laut Donggala – Pusat Laut Donggala, dikenal juga sebagai sumur raksasa karena memiliki lubang yang besar dengan diameter mencapai 10 meter. Pulau Sulawesi memiliki banyak destinasi wisata bahari yang memukau.

Sebut saja Kepulauan Wakatobi, Bunaken, hingga berbagai pantainya yang masih asri. Kalau pengin berwisata air dengan cukup unik, cobalah pergi ke Pusat Laut Donggala di Sulawesi Tengah. Sumur dengan air jernih ini memiliki kedalaman hingga tujuh meter. Diameternya sekitar sepuluh meter.

Lokasinya tak jauh dari pantai membuat destinasi ini selalu ramai pengunjung. Biar kamu punya aplikasi idnplay terbaru panduan berwisata ke sana, simak informasi rute, lokasi, dan tips liburan Pusat Laut Donggala berikut ini!

Rute perjalanan menuju Pusat Laut Donggala

Terdapat beberapa rute yang bisa kamu pilih, tapi tergantung dari mana kamu memulai perjalanan. Di antaranya seperti berikut ini:

  • Dari Kota Palu:

Dari sini, melajulah ke Jalan Soekarno Hatta, lalu berbeloklah ke Jalan Tombolotutu hingga ke Jalan Cut Mutia. Setelah bertemu Taman Ntovea, beloklah ke Jalan Rajamoili dan menyeberang Sungai Palu menuju ke Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim.

Masuklah ke Jalan Poros Palu-Mamuju hingga ke Jalan Malonda. Kemudian, kamu akan memasuki Jalan Trans Palu-Donggala hingga ke Jalan Malonda, ikuti terus jalan tersebut.

Sesampainya di Jalan Banawa, beloklah ke kanan dan kamu akan menemukan jalanan yang cukup berkelok. Saat berada di perempatan Jalan Banawa dan Jalan Palu-Mamuju, beloklah ke kanan, kamu akan menemukan Pusat Laut Donggala di ujung jalan.

  • Dari Kabupaten Donggala:

Masuklah ke Jalan Batusuya-Tamarenja saat berada di pertigaan Jalan Tolitoli-Palu, belok ke kiri dan melaju hingga melewati Pantai Enu. Kemudian, menyeberang melalui Jembatan Toaya menuju Jalan Trans Sulawesi.

Sesampainya di Jalan Yos Sudarso, melajulah hingga ke Jalan Cut Mutia dan menyeberangi Sungai Palu menuju Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim.

Selanjutnya, masuk ke Jalan Poros Palu-Mamuju hingga ke Jalan Malonda. Kemudian, kamu akan memasuki Jalan Trans Palu-Donggala hingga ke Jalan Malonda, ikuti terus jalan tersebut.

Sesampainya di Jalan Banawa, beloklah ke kanan dan kamu akan menemukan jalanan yang cukup berkelok. Saat berada di perempatan Jalan Banawa dan Jalan Palu-Mamuju, beloklah ke kanan, dan kamu akan menemukan Pusat Laut Donggala di ujung jalan.

Tips yang bisa kamu terapkan

Saat mengunjungi destinasi tak biasa seperti ini, kamu memerlukan beberapa tips biar aktivitas liburanmu tetap seru. Di antaranya sebagai berikut:

  1. Jangan asal terjun ke dalam Pusat Laut Donggala kalau tidak bisa berenang dengan baik. Ajak teman atau keluargamu yang bisa menuntunmu berenang, biar tetap aman.
  2. Gunakan pakaian renang yang semestinya karena terdapat bebatuan karang bisa melukai kulitmu.
  3. Jaga kebersihan tempat wisata, buang sampahmu pada tempatnya ya!

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Dusun Simbe, Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

Jam operasional: setiap hari pukul 07.00-18.00

Harga: WNI seharga Rp10 ribu, sedangkan untuk WNA seharga Rp15 ribu

Ada apa saja sih di Pusat Laut Donggala?

Pusat Laut Donggala mungkin hanya berbentuk lubang berisikan air. Tetapi, terdapat beberapa aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sini. Salah satunya berenang.

Dengan kedalaman mencapai tujuh meter, kamu bisa menikmati keindahan pusat laut ini. Airnya jernih dengan dominasi warna biru muda kehijauan. Belum lagi kalau air sedang pasang, pemandangan bawah lautnya semakin magis.

Tak perlu khawatir bagaimana cara naik ke daratan, terdapat tangga panjang yang tersambung ke atas. Jika memutuskan untuk berenang, pastikan kamu benar-benar bisa, ya. Mengingat kedalaman sumur yang cukup dalam.

Selain itu, destinasi ini berada dekat Pantai Bonebula, sehingga kalau bosan di Pusat Laut Donggala, kamu bisa berjalan ke pantai. Pantai berpasir putih ini kerap disebut sebagai “surga” tersembunyi di Kabupaten Donggala. Hamparan pasir sangat indah berpadu dengan air pantai yang biru syahdu.

Gak kalah indah dengan kebanyakan pantai di Sulawesi, Pantai Bonebula juga punya keindahan bawah laut yang memukau. Saat snorkeling, kamu bakal melihat warna-warni terumbu karang beserta biota laut unik lainnya. Jangan lupa singgah hingga sore, biar bisa melihat sunset yang cantik!

Itulah beberapa informasi wisata ke Pusat Laut Donggala di Sulawesi Tengah yang bisa jadi panduan wisatamu. Dengan begitu, dijamin liburanmu bakal tetap aman dan nyaman. Kapan kamu mau liburan ke sana?

Categories
Recreation

Tempat Wisata Terbaik di Mojokerto

Tempat Wisata Terbaik di Mojokerto, Gak Cuma Ranu Manduro Lho!

Tempat Wisata Terbaik di Mojokerto – Lokasi wisata ini menjadi pilihan banyak traveler, karena Anda bisa menikmati alam yang indah, sekaligus melihat banyaknya ikan di sungai kecil di antara pepohonan. Mojokerto di Jawa Timur memang bukan kota yang terlalu besar.

Namun, bukan berarti kota ini tak memiliki banyak destinasi wisata yang layak dieksplorasi. Gak cuma ada situs purbakala, kamu bisa menemukan beragam aplikasi idnplay terbaru wisata alam menarik di sini.

Berikut beberapa rekomendasi wisata seru yang wajib kamu coba di Mojokerto. Dijamin gak membosankan dan berkesan banget, deh!

Petung Sewu

Destinasi ini berada di Taman Hutan Raya Raden Soerjo, tepatnya di Gunung Arjuna. Bisa bayangkan betapa sejuk hawa di sini, ya kan? Pesona hutan hijaunya juga bakal membuatmu betah berlama-lama di sini.

Petung Sewu terkenal dengan banyaknya spot foto yang Instagramable. Spot paling ramai adalah gardu pandang dengan latar hutan hijau yang asri. Tenang, kamu bakal kebagian, karena tiap pengunjung hanya diberi waktu sepuluh menit saja.

Lokasi: Kecamatan Pacet, Mojokerto.

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga: Rp10.000

Ranu Manduro

Sempat viral di awal tahun, Ranu Manduro sering disebut sebagai surga tersembunyi di Mojokerto. Wisata alam ini sebenarnya merupakan bekas pertambangan yang ditinggalkan. Bahkan, terdapat sisa galian yang menyerupai danau.

Waktu paling tepat berkunjung ke sini adalah saat musim hujan. Saat itulah suasana hijau asri dan alami bakal muncul, rerumputannya tumbuh subur. Belum lagi dengan pemandangan berlatarkan Gunung Arjuna, gagah banget!

Lokasi: Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Jam operasional: setiap hari 06.00-17.00 WIB.

Harga: Rp10.000.

Gunung Penanggungan

Buat kamu yang suka banget berkemah, Gunung Penanggungan bisa jadi lokasi yang tepat. Pasalnya, gunung yang disebut sebagai miniatur Gunung Semeru ini memiliki hamparan pasir bebatuan yang luas, sehingga cocok buat camping ground.

Gunung ini tak terlalu tinggi, sehingga sangat disarankan bagi pendaki pemula. Dari puncak, kamu bakal melihat lanskap alam yang memanjakan mata. Pastikan kamu membawa perlengkapan berkemah secara lengkap, ya.

Lokasi: di antara Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto.

Jam operasional: setiap hari 24 jam.

Harga: Rp15.000.

Maha Vihara Mojopahit

Tak perlu pergi ke Kamboja atau Thailand hanya untuk melihat patung Buddha. Mojokerto juga memiliki objek wisata serupa, yakni Maha Vihara Mojopahit. Patung Buddha tidur ini memiliki panjang 22 meter dengan lebar enam meter dan tinggi lima meter.

Kilauan emas indah terpancar dari patung tersebut. Terdapat pula bangunan utama yang terlihat unik dengan arsitektur Jawa berbentuk joglo. Patung ini bahkan jadi yang terbesar ketiga di dunia, setelah Thailand dan Nepal, lho!

Lokasi: Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga: Rp5.000

Bumi Perkemahan Dlundung

Lahan perkemahan ini selalu jadi spot favorit keluarga untuk liburan. Berada di lereng Gunung Penanggungan membuat udaranya terasa sejuk. Tak perlu khawatir, fasilitas di perkemahan ini sudah cukup lengkap, lho.

Selain bisa berkemah, kamu wajib mampir ke Air Terjun Dlundung yang letaknya tak jauh dari perkemahan. Aliran airnya yang deras jadi ciri khas tersendiri. Kamu juga diperbolehkan untuk berendam di kolamnya, lho.

Lokasi: Desa Kemiloko, Kecamatan Trawas, Mojokerto.

Jam operasional: setiap hari 24 jam.

Harga: Rp12.500

Itulah beberapa rekomendasi destinasi wisata di Mojokerto, Jawa Timur, yang tak boleh terlewatkan. Mana dulu yang pengin banget kamu kunjungi? Tulis di kolom komentar, ya!

Categories
Recreation

Destinasi Wisata Terbaik di Nigeria

Destinasi Wisata Terbaik di Nigeria, Keindahannya Bikin Terpana!

Destinasi Wisata Terbaik di Nigeria – Nigeria merupakan salah satu tempat yang berada di Afrika yang sering terdengar di telinga orang Indonesia karena sebagian warga Nigeria tinggal di Indonesia.

Memiliki 193 juta penduduk menjadikan Nigeria sebagai negara ke-7 terpadat di dunia. Meskipun padat penduduk, Nigeria juga memiliki berbagai destinasi terbaik yang bisa kamu kunjungi.

Ada banyak sekali Poker IDN Deposit Pulsa destinasi unik dan menarik yang bisa kamu temukan di negara ini mulai dari museum seni sampai pantainya yang memesona. Nah, buat kamu yang ingin mengunjungi Nigeria, berikut destinasi terbaik yang rugi kalau dilewatkan. Apa sajakah itu?

Lekki Conservation Centre

Nigeria adalah negara yang kaya akan flora dan fauna. Dibekali dengan iklim tropis Afrika, Negara ini punya beragam pesona. Kamu bisa merasakannya langsung dengan mengunjungi Lekki Conservation Centre.

Destinasi unik ini mengajakmu untuk merasakan alam Afrika secara lebih dekat. Kamu bisa merelaksasi pikiranmu dengan merasakan sejuknya pepohonan yang rindang maupun melihat tetumbuhan cantik yang terpajang di konservasi ini. Tertarik untuk ke sini?

Alamat : Km 19 Lekki – Epe Expy, Lekki Penninsula II, Lekki, Nigeria

Website : http://www.ncfnigeria.org/

Olumo Rock

Olumo Rock merupakan sebuah batu besar yang menjadi destinasi unik bertema wisata alam. Meskipun terbilang neyeleneh, nyatanya Olumo Rock mampu menghipnotis para wisatawan agar mau berkunjung ke tempat ini.

Ada banyak alasan mengapa destinasi unik ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Salah satunya yaitu fasilitas yang lengkap dan beragam serta penduduknya yang ramah. Selain itu, ada banyak batu sebagai taman bermain anak-anak yang sangat cocok untuk liburan keluarga.

Alamat : Muhammadu Jega Road, Nigeria

Website : http://ogunstate.gov.ng/ogun-state/tourist-sites/olumo-rock/

Nike Art Centre

Salah satu musem seni terbaik di Afrika dimiliki oleh Nigeria. Museum tersebut bernama Nike Art Centre yang dimiliki oleh Nike Davies-Okuyande. Museum ini memiliki 5 lantai dan menawarkan 8 ribu lebih koleksi karya seni yang beragam.

Berbagai lukisan menakjubkan juga terpampang dalam museum ini. Ada yang abstrak dan ada pula yang nyata. Namun, semuanya digarap dengan epic dan bisa memberi inspirasi bagi siapapun yang ingin menikmatinya. Cocok banget deh buat pecinta seni!

Alamat : No. 2 Oba Yekini Elegushi Rd, Lekki Phase I, Lekki, Nigeria

Website : https://nikeartfoundation.com/

Katedral Church of Christ

Selain museum seni dan wisata alamnya yang terkenal, Nigeria juga mempunyai katedral megah yang wajib kamu kunjungi. Katedral  Church of Chirst adalah namanya. Sampai detik ini, ada banyak pelancong yang singgah ke tempat ini untuk melihat langsung pesona yang ditawarkan katedral ini.

Bangunan peribadatan umat kristiani ini sangat menarik untuk dikunjungi karna memiliki arsitekturnya bergaya Eropa dengan pilar bangunan yang mengagumkan. Cocok banget sebagai tempat mengabadikan kenangan liburan di Afrika.

Alamat : lagos state, 64 Broad St, marina 143657, Lagos, Nigeria

Website : http://www.thecathedrallagos.org/

Elegushi Beach

Elegushi Beach adalah salah satu pantai terbaik yang ada di Nigeria. Pantai ini terletak di Lekki dan merupakan pantai pribadi Kerajaan Elegushi. Meskipun demikian, semua orang bisa merasakan cantiknya pantai ini dengan membayar di titik masuk.

Ada banyak pesona yang ditawarkan pantai ini. Dimulai dari deburan ombaknya yang membuat rindu sampai air lautnya yang sungguh memanjakan mata. Sangat cocok untuk dikunjungi pada sore hari untuk melihat sunset bersama pasangan maupun keluarga. Rugi banget deh kalau gak ke sini!

Alamat : By Rd 3, Lekki Phase 1, Lekki, Nigeria

Itulah kelima destinasi wisata terbaik yang ada di Nigeria. Setelah pandemi berlalu, mana nih yang ingin kamu kunjungi?

Categories
Recreation

Kunjungi Bangunan di Banda Neira

Kaya Wisata Sejarah, Yuk Kunjungi Bangunan di Banda Neira Ini

Kunjungi Bangunan di Banda Neira – Destinasi wisata yang memukau bukan hal yang sulit untuk ditemukan di Indonesia. Terlebih lagi di bagian timur nusantara, berbagai macam keindahan alam dapat dengan mudah ditemukan.

Kepulauan Banda Neira merupakan salah satu daerah kepulauan yang terdiri dari beberapa pulau di provinsi Maluku. Bukan hanya indah, kepulauan yang satu ini juga merekam sejarah panjang perdagangan rempah-rempah yang diperebutkan oleh Bangsa Eropa seperti Portugis, Belanda, Spanyol, dan Inggris.

Tidak hanya itu, beberapa Poker IDN Deposit Pulsa tokoh bangsa ini pun sempat diasingkan ke pulau yang satu ini. Hingga saat ini, kamu masih bisa menemukan beberapa bangunan yang merekam sejarah di kepulauan ini.

Berikut bangunan bersejarah yang bisa jadi pilihan destinasimu di Banda Neira.

Benteng Belgica

Coba kamu lihat bagian belakang uang seribu baru emisi 2016, maka kamu akan menemukan gambar sebuah benteng dengan latar gunung. Itulah benteng Belgica. Bangunan benteng paling terawat di pulau Neira ini berdiri megah di atas sebuah bukit tidak jauh dari benteng Nassau.

Benteng ini berbentuk segi lima dengan bastion di setiap sudut bagian luar dan memiliki menara pengintai di sudut bagian dalam. Berdasarkan prasasti di bagian depan benteng, tempat dibangun pada tahun 1611 oleh Gubernur Jenderal Pieter Both.

Tempat ini sempat menjadi pusat pemerintahan VOC sebelum akhirnya pindah ke Batavia dan basis militer di Kepulauan Banda Neira. Kamu bisa menikmati pemandangan Banda dan gunung Api Banda dari atas bangunan yang juga sempat mendapat julukan “Mahkota Berpucuk Lima di Atas Kepala Keluarga Nassau dan Pelindung Banda” ini.

Benteng Revengie

Benteng Revengie dibangun di pulau Ay yang terletak di sebelah barat pulau Gunung Api. Benteng ini didirikan di atas sebuah bukit yang dikelilingi perkebunan pala.

Benteng ini diberi nama “Revengie” yang berarti “pembalasan” karena penduduk Pulau Ay sempat memihak Inggris pada abad ke 17. Orang-orang Inggris melatih penduduk pulau itu untuk mempertahankan dari serangan Belanda pada tahun 1615 dan penduduk Pulau Ay melakukan serangan balasan secara tak terduga terhadap Belanda. Setahun kemudian Belanda menguasai Pulau Ay dan membantai sebagian besar penduduk pulau ini sebagai bentuk balas dendam penyerangan yang dilakukan oleh penduduk Pulau Ay.

Benteng ini sempat rusak berat akibat gempa pada tahun 1683 dan pada tahun 1748 benteng ini menjadi tempat pengasingan bagi para pejabat VOC yang melakukan tindak kriminal.

Rumah Pengasingan Bung Hatta

Setelah selama kurang lebih setahun dibuang ke Boven Digoel di Papua, Bung Hatta dan Syahrir akhirnya dipindahkan ke Banda menyusul Iwa Koesoemasoemantri dan dr. Cipto Mangunkusumo yang telah terlebih dahulu diasingkan ke sini.

Mereka berdua tiba di pulau ini pada tanggal 11 September 1936 dan tinggal di sebuah rumah milik seorang tuan tanah. Di tempat inilah selama 6 tahun Hatta dan 16 peti berisi buku miliknya menjalani pengasingan, sedangkan Syahrir hanya beberapa bulan tinggal dirumah ini karena memilih untuk tinggal di rumah lain. Di salah satu paviliun,  Bung Hatta dan Syahrir juga membuat sekolah sore yang diikuti oleh anak-anak pribumi di pulau ini.

Di rumah yang cukup besar ini kamu masih dapat menemukan banyak barang-barang peninggalan Bung Hatta seperti kasur, lemari, mesin tik, dan foto-foto.

Rumah Pengasingan dr. Cipto Mangunkusumo

Kamu mungkin sering mendengar dokter yang satu ini. Namanya diabadikan menjadi nama sebuah rumah sakit besar di Jakarta. Sebelum Bung Hatta dan Syahrir datang kesini, dr.Tjipto Mangoenkoesoemo sudah terlebih dahulu diasingkan ke pulau ini bersama dengan Iwa Kusumasumantri.

Dokter asal Jawa ini dibuang ke Banda Neira pada tahun 1927 dan diasingkan ke Banda Neira selama kurang lebih 13 tahun sebelum akhirnya dipindah ke Ujung Pandang dan Sukabumi. Namun karena penyakit asmanya yang semakin parah, dr. Tjipto kembali ke Jakarta dan meninggal di Jakarta pada 8 Maret 1943 dan dimakamkan di Ambarawa.

Benteng Nassau

Fort Nassau atau Benteng Nassau adalah benteng pertama di Banda Neira yang dibangun tahun 1600-an di lokasi pondasi benteng yang belum sempat dirampungkan oleh Portugis karena mendapat perlawanan dari penduduk sekitar.

Berbentuk persegi empat dengan empat buah bastion berbentuk panah di setiap sisinya, Belanda membangun benteng ini untuk mengontrol perdagangan rempah yang menjadi komoditas utama yang hanya dapat ditemukan di pulau ini.

Di benteng yang kini tidak terawat ini, pernah terjadi tragedi pembantaian 44 “orang kaya” Banda yang saat itu merupakan orang-orang terhormat di pulau ini. Mereka dibantai dengan cara dipenggal oleh seorang Jepang yang disewa Gubernur Jenderal VOC saat itu yang dipimpin oleh Jan Pieterzoon Coen. Mereka dibantai di hadapan anak dan istri mereka karena tidak mau tunduk pada VOC.

Benteng Holandia

Dibuat pada tahun 1642, benteng ini berlokasi di pulau Lonthoir atau Banda Besar. Benteng ini berhadapan dengan kediaman Gubernur Jenderal VOC atau yang sekarang dikenal dengan nama “Istana Mini” di pulau Neira.

Benteng ini didirikan untuk mengendalikan lalu lintas kapal yang melintas selat antara pulau Lonthoir dan Neira, terutama aktivitas perdagangan pala di jalur tersebut.

Berbentuk persegi dengan bastion di setiap sudutnya, benteng ini juga dilengkapi dengan ruang pengintai. Kini sebagian besar bagian dari benteng ini telah hancur dan kamu hanya dapat melihat beberapa bagian dari benteng ini.

Istana Mini

Istana Mini merupakan bekas kediaman Gubernur Jenderal VOC saat berkuasa di pulau ini. Bangunan ini bergaya Eropa dengan lantai yang sebagian besar terbuat dari marmer ini mendapat julukan ‘”Istana Mini” karena bentuknya yang sekilas mirip dengan Istana Merdeka di Jakarta dalam bentuk mini.

Terdapat beberapa ruangan di dalam Istana Mini. Namun salah satu yang menarik adalah ada sebuah ruangan di mana kamu bisa menemukan tulisan curahan hati seseorang dari Eropa yang ia goreksan pada kaca jendela sebelum ia akhirnya melakukan bunuh diri.

Di komplek Istana Mini ini kamu juga bisa menemukan bekas kantor Gubernur VOC dan sebuah dermaga juga beberapa peninggalan lain seperti sebuah Patung Raja Willem III dan meriam-meriam peninggalan VOC.

Rumah Pengasingan Syahrir

Rumah ini berada di depan Jalan Said Tjong Baadillah/Ratu Laguar di samping Rumah Budaya Banda dan bersebrang dengan Hotel Delfika. Syahrir pindah setelah beberapa bulan tinggal dengan Hatta ke sebuah rumah milik salah seorang pemilik perkebunan pala di Banda yang sudah lama tidak dihuni.

Di bagian dalam rumah dengan perpaduan gaya kolonial dan tropis ini kamu dapat menemukan barang-barang peninggalan dari Syahrir, termasuk sebuah gramofon kuno yang digunakan Syahrir untuk mendengarkan lagu-lagu kesukaannya, mesin tik antik, dan beberapa foto Syahrir.

Rumah Budaya Banda

Menjelajahi sejarah Banda akan terasa lebih lengkap jika kamu mengunjungi Rumah Budaya Banda ini. Di tempat ini kamu dapat melihat berbagai catatan dan peninggalan sejarah yang berkaitan dengan pulau ini. Barang-barang peninggalan VOC seperti berbagai jenis meriam, keramik tiongkok, mata uang, serta lukisan-lukisan yang menggambarkan situasi Banda di masa lalu.

Lukisan yang paling menarik dalam museum ini tergantung di ruang utama yakni berupa lukisan berukuran besar yang menggambarkan pembantaian “Orang kaya” Banda di Benteng Nassau pada tahun 1621 oleh seorang Samurai Jepang. Kamu juga bisa menemukan samurai yang digunakan dalam pembunuhan itu di museum ini.

Pulau ini bukan hanya menawarkan keindahan alam pantai dan bawah lautnya saja. Namun juga bangunan-bangunan bersejarah yang merekam kisah tentang perdagangan rempah-rempah, penjajahan, dan perjuangan para tokoh bangsa.

Nah, apakah kamu tertarik berwisata sejarah ke Banda Neira?

 

Categories
Recreation

Wisata Pantai Karang Gantungan

Wisata Pantai Karang Gantungan: Info Lokasi, Rute, Harga, dan Tipsnya

Wisata Pantai Karang Gantungan – Kamu pernah berkunjung ke Pantai Tanah Lot?  Pantai yang mempunyai gugusan karang di tengah lautan ini mirip seperti pulau kecil dengan karakternya sendiri.

Pantai Karang Gantungan sering disebut sebagai Tanah Lot-nya Sukabumi, Jawa Barat. Sebab, terdapat karang menyerupai pulau kecil yang berada di tengah lautnya. Pemandangannya pun gak kalah cantik dengan Tanah Lot, lho.

Berikut informasi Poker IDN Deposit Pulsa wisata Pantai Karang Gantungan, meliputi lokasi, rute, harga, dan tipsnya untuk bekal liburanmu ke sana.

Rute menuju Pantai Karang Gantungan

Rute:

  • Jakarta-Bogor-Ciawi-Cikidang/Cibadak-Kiara Dua-Jampang Kulon-Surade-Pantai Karang Gantungan

Tips berkunjung ke Pantai Karang Gantungan

Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat mengunjungi Pantai Karang Gantungan, antara lain:

  1. Gunakan alas kaki yang nyaman biar gak kesulitan tracking.
  2. Pakailah pakaian yang nyaman dan gak terlalu tebal.
  3. Kalau ingin menikmati matahari terbenam, datanglah pukul 16.00 WIB.
  4. Bawalah bekal makanan, minuman, hingga obat-obatan sebelum traveling. 
  5. Siapkan pakaian ganti biar gak bingung saat basah.

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Jalan Surade-Ujung Genteng Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Jam operasional: 24 jam

Harga: Rp5.000

Aktivitas yang bisa kamu lakukan di Pantai Karang Gantungan

Sebelum mencapai pesisir pantai, kamu harus menuruni tebing melalui anak tangga berupa kayu. Meski medannya terasa agak berat, tetapi pemandangan pantai yang cantik dari atas akan memanjakanmu. Rasa lelah seketika hilang, deh.

Saat traveling ke pantai, menikmati panorama sunset yang indah adalah hal wajib. Kamu bisa menikmati sunset sembari bersantai atau sekadar berjalan di tepi pantai. Suasananya tenang dan menyenangkan.

Gak hanya melihat sunset, kamu pun bisa menemukan spot foto menarik. Bentuknya menyerupai ujung kapal yang bisa digunakan untuk berpose seperti di film Titanic. Apalagi terdapat background pulau kecil dan laut yang menawan seperti di Tanah Lot, Bali.

Nah, itulah informasi lengkap Pantai Karang Gantungan yang harus bisa jadi bekal liburanmu nanti. Tetap patuhi protokol kesehatan dan jaga kebersihan lingkungan ya!

Categories
Recreation

Wisata Pantan Terong Takengon

Adaptasi Baru, Wisata Pantan Terong Takengon Makin Ramai Dikunjungi

Wisata Pantan Terong Takengon – Wisatawan lokal dan mancanegara yang mengunjungi obyek wisata Pantan Terong, di Desa Ulu Nuih, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh harus melakukan empat hal menarik.

Sejak Virus Corona atau COVID-19 mewabah di Indonesia, hampir seluruh sektor kegiatan lumpuh. Ditambah lagi di sejumlah daerah sempat diterapkan dan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

Di Aceh sendiri, pemerintah provinsi bahkan telah mengambil langkah lebih awal, yakni dengan mengurangi aktivitas warga di tempat publik, termasuk menutup semua tempat wisata yang ada di Bumi Serambi Makkah pada Maret 2020 lalu.

Langkah dan tindakan tersebut pun diikuti oleh pemerintah kabupaten kota. Salah satunya, Kabupaten Aceh Tengah. Alhasil, Poker IDN Deposit Pulsa aktivitas wisata di Dataran Tinggi Tanah Gayo itu pun lumpuh.

“Sempat tutup bang, ada tiga bulan kita terima (peraturan untuk tidak buka tempat wisata),” kata Hendri, pengelola Pantan Terong, di Kota Takengon, Aceh Tengah.

Para pengunjung yang datang harus ikuti protokol kesehatan COVID-19

Menerapkan protokol kesehatan COVID-19 menjadi syarat penting di masa adaptasi baru. Setiap pengunjung yang datang ke Pantan Terong, dikatakan Hendri, harus mengikuti aturan tersebut. Misalnya, memakai masker, mencuci tangan, serta berupaya untuk tetap menjaga jarak.

“Kita ikut imbauan (protokol kesehatan COVID-19) dari pemerintah. Pengunjung harus memakai masker, mencuci tangan, dan kalau bisa jaga jarak,” ungkapnya.

“Kalau yang tidak ada masker gak boleh masuk ke dalam,” tambah Hendri.

Amatan IDN Times di lokasi wisata yang berada pada ketinggian lebih dari 1.350 Mdpl di atas permukaan laut tersebut, pihak pengelola telah menyediakan tempat untuk mencuci tangan serta menjual masker.

Pantan Terong kembali aktif buka setelah diterapkan adaptasi baru atau new normal

Menjelang akhir Mei 2020, pemerintah pusat kembali mengeluarkan aturan baru terkait aktivitas warga. New normal atau adaptasi baru, diharapkan dapat menjadi solusi dari perekonomian yang nyaris lumpuh karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Penerapan adaptasi baru ini membuat sejumlah tempat wisata termasuk Pantan Terong kembali berdenyut.

“Setelah memasuki new normal baru kita kembali membuka Pantan Terong ini,” ujar Hendri.

Pengunjung Pantan Terong malah semakin ramai di masa adaptasi baru

Adaptasi baru seolah membawa perubahan besar bagi dunia pariwisata di masa pandemik COVID-19 yang masih mewabah. Destinasi wisata yang terletak di puncak bukit di Kecamatan Bebesen tersebut, diakui malah semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan.

“Untuk kunjungan wisatawan dibandingkan sebelumnya, bisa dibilang lebih ramai saat COVID-19 ini. Sebelum COVID-19 pengunjung memang sudah ramai juga, cuma masih terbilang standar. Tidak terlalu ramai dan juga tidak terlalu sepi,” kata pihak pengelola.

Uang masuk ke tempat wisata kita patok harga Rp5 ribu, untuk usia dua tahun ke bawah gratis.