Categories
Society

Israel Bongkar Permukiman Warga Palestina

Israel Kembali Bongkar Permukiman Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Bongkar Permukiman Warga Palestina – ┬áIsrael berencana menghancurkan permukiman komunitas Palestina, Sur Baher, di Yerusalem. Mahkamah Agung Israel menyatakan pembangunan rumah di sana ilegal atau melanggar larangan konstruksi.

Otoritas Israel kembali menghancurkan bangunan milik warga Palestina yang ada di Tepi Barat. Akibat penhancuran tersebut 73 orang dikabarkan kehilangan tempat tinggal, termasuk 41 anak-anak. Tindakan Israel tersebut dikecam oleh PBB dan Uni Eropa.

Melansir dari laman berita gilessociety.org, Israel melakukan Download Aplikasi IDNPlay Terbaru penghancuran permukiman warga Palestina pada Selasa malam menggunakan buldoser. Israel menggangap tindakan mereka sesuai dengan hukum yang berlaku.

Israel menyebut tindakan tersebut adalah penegekan hukum

Koordinator Kegiatan Pemerintah Wilayah Israel (COGAT), mengungkapkan bahwa tindakan sesuai penegakan hukum terhadap tujuh tenda dan delapan kandang hancur karena dibangun secara ilegal di zona tembak di Lembah Jordan. “Kami akan mencatat bahwa penegakan dilakukan sesuai dengan otoritas dan prosedur, dan tunduk pada pertimbangan operasional, “kata COGAT dalam pernyataanya.

Sementara itu tindakan Israel menurut OCHA telah melanggar hukum internasional Konvensi Jenewa Keempat, yang dirancang untuk melindungi penduduk sipil di wilayah pendudukan. OCHA juga menyebutkan bahwa Khirbet Humsa atau Humsa al-Bqaiaa dalam bahasa Arab, adalah salah satu dari 38 komunitas yang berada di daerah rentan Tepi Barat yang digunakan Israel sebagai tempat latihan tembak.

Penghancuran bangunan Palestina terbanyak dalam satu dekade terakhir oleh Israel

Tindakan penghancuran bangunan warga Palestina yang dilakukan Israel dilaporkan telah menghancurkan rumah, kandang hewan, toilet, dan panel surya. Pembongkaran tersebut menjadi penghancuran terbesar Israel selama empat tahun terakhir, berdasarkan jumlah bangunan pembongkaran terbesar dalam satu dekade terakhir.

Pembongkaran Israel oleh Yvonne Helle, Kantor Urusan Kordinasi kemanusiaan PBB (OCHA) wilayah Palestina dianggap telah melanggar hukum internasional, Helle juga mengungkapkan warga Palestina hampir tidak pernah diberikan izin tinggal. Berikut penyataan Helle yang dikutip dari The Guardian.

700 bangunan telah dihancurkan Israel di Tepi Barat selama 2020

Selama tahun 2020 Israel telah membongkar hampir 700 bangunan warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Pembongkaran Israel membuat 869 warga Palestina kehilangan tempat tinggal, pembongkaran terbesar Israel sejak 2016, melansir dari The Guardian.

Israel menguasai Tepi Barat dari pasukan Yordania pada tahun 1967, meskipun Palestina memiliki pemerintahan sendiri dalam wilayah yang terbatas.