Kategori
Uncategorized

Berapa Jumlah Ideal yang Harus Dialokasikan dari Gaji untuk Asuransi Mobil

Berapa Jumlah Ideal yang Harus Dialokasikan dari Gaji untuk Asuransi Mobil,Ingin mengasuransikan mobil kesayangan Anda? Boleh-boleh saja. Malah sangat disarankan untuk memberi perlindungan finansial atas kerugian di masa datang dari berbagai risiko.

http://gilessociety.org/

CLUB388 INDONESIA

Risiko-risiko yang umumnya di-cover asuransi mobil, di antaranya risiko kehilangan akibat pencurian, risiko kerusakan, kecelakaan, kebakaran, bencana alam, hingga kerusuhan.

Sayangnya, banyak dari kita, mungkin termasuk Anda masih bingung atau kesulitan dalam mengalokasikan anggaran untuk asuransi kendaraan, seperti asuransi mobil.

20% untuk Asuransi dan Investasi

Asuransi Mobil Rumus mengatur keuangan sebesar 20% dari gaji untuk asuransi dan investasi

Dalam rumus dasar mengatur keuangan, lazim menggunakan metode 10-20-30-40 dari penghasilan atau gaji setiap bulan. Yaitu:

  • 10% dari gaji digunakan untuk sosial dan keagamaan (zakat, infak, sedekah)
  • Sebesar 20% untuk proteksi dan investasi
  • Maksimal 30% dpakai untuk bayar cicilan utang, dan
  • 40% dgunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk asuransi dan investasi, alokasi idealnya sebesar 20%. Anda dapat membagi bujet 20% ini secara adl, yakni 10% untuk asuransi dan 10% lagi untuk investasi atau tabungan.

Biasanya orang akan memprioritaskan mengambil asuransi kesehatan sebagai perlindungan dari risiko penyakit. Namun dsisi lain, ada kebutuhan untuk mengasuransikan kendaraan pribadi.

Kalau mau gampang, 10% anggaran asuransi dpecah saja. Sebesar 5% untuk bayar premi asuransi kesehatan, dan 5%-nya asuransi mobil. Tetapi besaran premi asuransi ini harus dsesuaikan dengan kebutuhan.

Contohnya asuransi kesehatan. Jika ingin mendapat manfaat perlindungan kelas 1, preminya pasti akan lebih mahal ketimbang kelas 3. Pun dengan asuransi mobil. Bila ingin memperoleh manfaat menyeluruh, premi asuransi All Risk bakal berbeda dengan premi asuransi TLO (Total Loss Only).

Setiap orang pasti ingin punya asuransi dengan manfaat maksimal. Asuransi kesehatan yang kelas 1, asuransi mobil pilih All Risk. Namun demikian, kembali lagi harus melihat isi dompet atau kemampuan finansial.

“Untuk asuransi mobil tidak ada bujet spesifik, persentase idealnya berapa karena sifatnya mirip sebagai dana darurat dan lebih pada kemampuan masing-masing untuk membayar,” kata Perencana Keuangan Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho kepada Cermati.com.

Besaran Premi Asuransi All Risk dan TLO

Asuransi Mobil Premi asuransi mobil berdasarkan jenis atau tipenya sudah datur OJK

Sebetulnya Anda bisa mengira-ngira kebutuhan anggaran untuk asuransi mobil berdasarkan tipenya, yakni All Risk atau Comprehensive dan TLO.

1. All Risk atau Comprehensive

Memberikan jaminan atau ganti rugi atas mobil Anda untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan kendaraan.

2. TLO (Total Loss Only)

Memberikan jaminan atas mobil Anda bila terjad kehilangan atau kerusakan datas 75%. Kalau rusak sedkit, seperti mobil penyok maupun kaca spion patah, lecet, atau dcuri, kerugian tidak dapat dganti. Sepenuhnya dtanggung Anda.

Tarif premi masing-masing tipe asuransi datas sudah datur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui SE Nomor 6/SEOJK.05/2017. Besarannya dlihat berdasarkan harga mobil dan wilayah tempat tinggal.

Tetapi jika drata-rata untuk All Risk sekira 2,5% dari harga mobil dan TLO sekira Rp 0,5% per tahun. Ini belum memperhitungkan tarif premi perluasan asuransi dari risiko banjir, gempa bumi dan tsunami, kerusuhan, dan terorisme.

Sebagai contoh, jika harga mobil Anda Rp 200 juta, berarti premi yang mesti dkeluarkan sekira Rp 5 juta untuk All Risk. Sedangkan premi TLO sekira Rp 1 juta setiap tahun.

Bila dbagi 12 bulan, Anda bisa menyisihkan dana Rp 84 ribu untuk asuransi TLO dan All Risk sebesar Rp 417 ribu setiap bulannya. Kalau Anda mengambil perluasan asuransi mobil, tentu preminya bisa lebih mahal lagi.

Pilih Asuransi All Risk atau TLO?

Asuransi Mobil Pilih jenis asuransi sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial

Kembali lagi, memilih asuransi mobil harus sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Andy menyarankan, bila bujet asuransi tidak hanya fokus membiayai asuransi mobil, tetapi ada asuransi kesehatan, asuransi jiwa, bahkan asuransi rumah, Anda dapat membeli asuransi TLO.

“Dari bujet yang dsisihkan tiap bulan, jika kita masih harus cover asuransi kesehatan, maka langkah yang lebih bijak adalah memilih asuransi TLO,” sarannya.

Namun sebaliknya, jika Anda membutuhkan asuransi dengan perlindungan komprehensif, dan sanggup membayar preminya, maka dapat mengajukan asuransi All Risk.

”Jika mobilnya masih ngangsur, asuransinya sudah include ddalamnya. Tetapi jika sudah lunas, kembali ke kemampuan dan prioritas masing-masing,” Andy menambahkan.

Asuransi Menghindari Boncos di Masa Depan

Alih-alih ingin berhemat tanpa asuransi kendaraan, malah harus merogoh banyak uang untuk perbaikan mobil sana sini jika terjadi risiko yang tidak dnginkan. Bahkan apesnya, kalau mobil hilang, gak ada pihak yang menanggung kerugian.

Berapa Jumlah Ideal yang Harus Dialokasikan dari Gaji,Dengan memiliki asuransi, dan dsiplin membayar premi, Anda akan terhindar dari kerugian yang timbul d masa depan. Lebih baik mengeluarkan sedkit uang untuk premi, daripada nantinya justru tekor habis-habisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *