Kategori
BUSINESS

Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik & Ide untuk Jualan

Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik & Ide untuk Jualan

Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik & Ide untuk Jualan – Gulali adalah sejenis penganan yang dibuat dari pintalan gula yang dibakar terlebih dahulu. Penganan ini pertama kali diperkenalkan pada 1904 oleh William Morrison dan John C. Wharton, di St. Louis World’s Fair dengan nama “Fairy Floss” dengan sukses besar.

Cotton candy atau dikenal pula dengan sebutan gulali dan permen kapas adalah makanan manis berbahan dasar gula yang di olah sedemikian rupa menggunakan mesin khusus sehingga ia bisa mengembang.

Selain dapat di makan secara langsung, permen kapas juga bisa dijadikan ide untuk ragam kudapan menarik yang memungkinkan untuk di sajikan sebagai camilan keluarga ataupun ide jualan. Seperti lima ide kudapan Aplikasi IDN Poker berikut ini.

1. Cotton candy s’mores
5 Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik, Ide untuk Jualan!

Olahan cotton candy s’mores ini hampir memiliki kemiripan dengan arum manis jadul di Indonesia, bedanya terletak pada penggunaan kraker yang mengapit permen kapas. Khusus di tanah air, kraker yang di pakai biasanya berbentuk lingkaran dan sangat tipis.

Nah, sementara untuk olahan cotton candy s’mores, dasar yang di pakai adalah biskuit graham cracker yang ditumpuk menggunakan gulali serta marshmallow leleh untuk kemudian di tutup kembali memakai biskuit.

2. Cotton candy tacos
5 Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik, Ide untuk Jualan!

Tacos adalah salah satu makanan asal Mexico dari kulit tortilla yang mempunyai cita rasa gurih, makanan tersebut kemudian di adaptasi untuk sajian cantik bernama cotton candy tacos versi manis.

Dalam membuat olahan ini, di perlukan cotton candy yang telah di pipihkan, kemudian taruh sedikit gulali ekstra, campur es krim kesukaan kamu dan lipat seperti tacos. Jangan lupa bubuhi topping seperti sprinkle warna-warni, choco chips, dan buah ceri.

3. Cotton candy cupcakes
5 Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik, Ide untuk Jualan!

Cupcake identik dengan dekorasi yang meriah dan memanjakan mata, hidangan ini kerap muncul untuk menarik perhatian anak-anak karena bentuknya yang menggemaskan dan mudah di konsumsi tanpa perlu alat makan tambahan.

Namun, kini sajian tersebut bisa tambah di percantik karena penggunaan permen kapas yang di taruh bersama krim sebagai topping. Selain menambah rasa pada makanan, hal ini juga bisa menarik minat lebih banyak orang.

4. Cotton candy burrito
5 Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik, Ide untuk Jualan!

Mendengar kata burrito, pikiran kita pasti menjelajah pada makanan berupa lembaran tortilla penuh daging yang menggugah selera. Akan tetapi cotton candy burrito ini sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan tersebut untuk diproses.

Mirip dengan versi tacos, makanan ini terbuat dari gilasan cotton candy tebal yang di isi menggunakan es krim dan beberapa topping lalu di gulung menyerupai burrito. Ingat ya, jangan makan terlalu banyak karena bisa membuat sakit gigi!

5. Cotton candy cookies
5 Cara Kekinian Olah Permen Kapas Jadi Makanan Unik, Ide untuk Jualan!

Menikmati sekeping kukis akan lebih lengkap jika di dampingi dengan hidangan lain, seperti krim atau lelehan coklat. Namun pernahkah kamu terpikirkan untuk menyajikan kue bersama gulali?

Kamu bisa membuat jenis kukis apapun dengan permukaan datar, sisipkan butercream aneka warna dan taruh cotton candy pada bagian teratas untuk membuat kesan yang cantik dan menggugah selera.

Kategori
BUSINESS

Industri Film Disarankan Mengubah Model Bisnis Kekinian

Industri Film Disarankan Mengubah Model Bisnis Kekinian

Industri Film Disarankan Mengubah Model Bisnis Kekinian – Industri film atau industri film, terdiri dari institusi teknologi dan komersial pembuatan film, yaitu perusahaan produksi film, studio film, sinematografi, animasi, produksi film, penulisan skenario, praproduksi, pasca produksi, festival film, distribusi dan aktor, film sutradara dan personel kru film lainnya.

Pandemik COVID-19 membuat banyak sektor terdampak, salah satunya industri perfilman. Sektor tersebut sempat mengalami kelesuan akibat layanan bioskop sempat terhenti. Di sisi lain, daya beli masyarakat yang masih rendah, diiringi dengan kekhawatiran akan wabah tersebut, membuat industri film tak kunjung bergairah.

Pengamat film yang juga Anggota idn poker99 Komite Film Dewan Kesenian Jakarta, Hikmat Darmawan mengatakan bahwa industri film Indonesia perlu mengubah model bisnisnya. Hal itu di lakukan agar mereka tidak terus bergantung pada bioskop. Hikmat mengungkapkan bahwa sumber penghasilan terbesar pelaku industri film masih berasal dari penjualan tiket di bioskop. Namun, pandemik membuat penjualan tiket juga melemah karena adanya pembatasan.

1. Industri film Indonesia harus menulis ulang model bisnisnya
Sulit Andalkan Bioskop, Industri Film Disarankan Ubah Model Bisnis

Meski penjualan tiket sedang lesu, monetisasi layanan streaming digital juga tidak sebesar di bandingkan penjualan tiket bioskop. Untuk itu, dia menyarankan agar pembuat film mengkonsep ulang model bisnisnya.

“Tidak lagi mengandalkan pada big budget box office movie. Apalagi untuk kasus Indonesia. Kalau Hollywood masih punya infrastruktur untuk memproduksi film big budget box office movie walaupun ekspetasi penonton jatuh. Mereka punya infrastruktur yang kokoh untuk memproduksi film seperti itu,” tutur dia.

2. Potensi produksi film berbiaya rendah dan film animasi
Sulit Andalkan Bioskop, Industri Film Disarankan Ubah Model Bisnis

Hikmat menjelaskan bahwa saat ini memproduksi film dengan biaya yang rendah bisa menjadi pilihan bagi para kreator film. Namun dia tidak memungkiri bila hal tersebut akan berdampak dari segi estetika dan hasil filmnya.

“Menurut saya singkatnya model pembuatan film berbiaya kecil yang ceritanya non fantasi tapi lebih dekat dengan pengalaman manusia sehari-hari, drama, itu mungkin akan lebih rasional dan akan lebih banyak di muat,” katanya.

Dia menambahkan bahwa saat ini produksi film animasi bisa menjadi peluang baru bagi produsen film untuk mengoptimalkan pembuatan film di tengah pandemik COVID-19.

“Kedua mungkin adalah kalau ada pebisnis yang jeli matanya adalah apa yang tidak membutuhkan produksi terlalu banyak, yaitu animasi,” imbuh dia. Selain itu, restorasi dari film lama juga bisa menjadi pilihan bagi para produsen film.

3. Bioskop di izinkan beroperasi selama PPKM Mikro
Sulit Andalkan Bioskop, Industri Film Disarankan Ubah Model Bisnis

Di beritakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata. Dan Ekonomi Kreatif merilis aturan baru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala desa/kelurahan atau di kenal sebagai PPKM Mikro. Pengaturan di lakukan pada ruang lingkup sektor pariwisata.

Dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta nomor 123 tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro pada Sektor Usaha Pariwisata, beberapa sektor usaha yang bergerak di bidang pariwisa di lakukan penyesuaian, salah satunya bioskop.

Dalam beleid tersebut tertulis bahwa kapasitas bioskop di isi maksimal 50 persen. Selain itu, pemutaran film terakhir di bioskop pada pukul 19.30 WIB. Pada aturan ini, bisokop mendapat kelonggaran di banding pada aturan sebelumnya yang hanya di izinkan terisi 25 persen dari total kapasitas.

Kategori
BUSINESS

Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan – Netflix, Inc. adalah salah satu penyedia layanan media streaming digital, berkantor pusat di Los Gatos, California. Di dirikan pada tahun 1997 oleh Reed Hasting dan Marc Randolph di Scotts Valley, California. Menikmati waktu di libur panjang bisa di lakukan dengan berbagai cara, mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga menikmati film.

Poin terakhir sih, paling banyak di lakukan biasanya. Saat ini, tersedia banyak pilihan aplikasi layanan streaming film, salah satunya Netflix. Perusahaan asal California, Amerika Serikat itu cukup di gandrungi di Tanah Air. Banyak film menarik yang bisa di sajikan di sana.

Kalau kamu yang tertarik dengan dunia Club388 Indonesia ekonomi, menonton film tentang bisnis dan keuangan menjadi pilihan tepat. Untuk itu, Kami menyajikan rekomendasi film tentang bisnis dan keuangan yang bisa di saksikan di Netflix.

1. Dirty Money
5 Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

Film ini merupakan serial Netflix Original yang mendokumentasikan berbagai cerita tentang mengungkap keserakahan, korupsi, dan kejahatan yang menyebar melalui ekonomi global.

Series Dirty Money punya enam episode di setiap seasonnya. Setiap episode dari serial Dirty Money punya fokus pada satu contoh kejahatan keuangan yang terjadi di setiap perusahaan berbeda.

Dengan durasi satu jam, film ini mendapat rating 8,1 dari IMDb lho

2. Moneyball
5 Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

Film dengan genre biografi, drama dan sport ini menampilkan manajer sebuah tim bernama Billy Beane yang di perankan oleh Brad Pitt. Ia lalu bertemu dengan Peter Brand (Jonah Hill) yang mengajarkannya pendekatan ekonomi untuk mengumpulkan pemain baru dengan anggaran terbatas. Seperti apa ya hasilnya?

Di IMDb, film dengan durasi 2 jam 13 menit ini mendapt skor 7,6.

3. Billions
5 Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

Salah satu film drama dengan rating di IMDb mencapai 8,4. Film ini bercerita tentang Jaksa Amerika Serikat asal New York bernama Charles “Chuck” Rhoades yang mengejar pemilik hedge fund Axe Capital, Robert “Bobby” Axelrod. Chuck merasa kesal karena hukum di negaranya lemah terhadap pelaku kejahatan dari kalangan pejabat (white collar crime).

Kisah tersebut di adaptasi dari investigasi nyata yang di lakukan seorang pengacara US untuk Distrik Selatan New York, Preet Bharara.

Penuntutan yang di lakukan Bharara terhadap manajer investasi Steven A. Cohen dari S.A.C. Capital Advisors menjadi inspirasi cerita Billions musim pertama.

4. The China Hustle
5 Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

The China Hustle adalah film dokumenter keuangan tahun 2017 yang di produksi oleh Magnolia Pictures dan di sutradarai oleh Jed Rothstein. Film dokumenter dengan rating 7,2 di IMDb tersebut mengungkapkan penipuan sekuritas yang sistematis dan berformula selama puluhan tahun oleh perusahaan Tiongkok yang terdaftar di pasar saham AS.

5. Start-Up
5 Rekomendasi Film di Netflix Tentang Bisnis dan Keuangan

Film yang booming dalam beberapa pekan lalu ini mendapat rating 8,1 dari IMDb. Bercerita kisah dua pengusaha yang ingin sukses dengan perusahaan yang mereka bangun sendiri. Drama yang sebelumnya berjudul ‘Sandbox’ ini di atur di “Silicon Valley” Korea Selatan dan menceritakan kisah orang-orang di dunia perusahaan.

Kategori
BUSINESS

Yukz Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea ‘Start-Up’

Yukz Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea ‘Start-Up’

Yukz Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea ‘Start-Up’ – Bisnis atau niaga adalah kegiatan memperjualbelikan barang atau jasa dengan tujuan memperoleh laba. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.

Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Drama Korea berjudul “Start-Up” menjadi perbincangan hangat. Drakor yang rilis perdana pada 18 Desember 2019 ini bercerita tentang jatuh bangun sekelompok anak muda yang membangun usaha rintisan alias startup.

Berkisah tentang perjuangan Sol Dal Mi (Bae Suzy), Nam Do-san (Nam Joo Hyuk), bersama Lee Chul San, (Yoo Sun Bin), dan Kim Yeong San (Kim Do Wan) yang bekerja di Sand Box, sebuah kawasan di Korea Selatan yang berhasil melahirkan berbagai aplikasi idn poker open card perusahaan startup. Kawasan ini layaknya Silicon Valley di Amerika Serikat.

Berbagai masalah dan tantangan yang mereka hadapi dalam merintis usaha, membuat “Start-Up” bukan hanya sebagai tontonan menarik tapi juga ladang ilmu. Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari serial drama Korea ini, terutama bagi kamu yang ingin membangun bisnis.

Apa saja pelajaran yang bisa kamu jadikan tips dari “Start-Up”? Simak artikel di bawah ini.

1. Bikin perencanaan lewat survei lapangan dan business plan yang jelas
Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea 'Start-Up', Coba Yuk!

Dari drakor ini, kamu bisa belajar bahwa survei awal sebelum memulai bisnis sangatlah penting. Kamu harus memahami seperti apa situasi pasar agar produk dari bisnismu bisa memenuhi permintaan masyarakat luas. Dari survei itu, kamu bisa memberikan gambaran seperti apa keadaan yang sebenarnya di masyarakat dan apa yang perlu kamu lakukan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut.

Jika sudah memiliki pemetaan yang mumpuni lewat survei itu, kamu bisa menyusun business plan yang tepat sasaran. Hal ini penting karena ntuk bisa menarik perhatian investor, kamu perlu menyediakan business plan yang jelas.

Ketika merintis suatu bisnis, kamu memerlukan dana sebagai modal karena itulah peran investor sangat besar agar bisnismu bisa jalan. Investor tidak akan ingin mengambil risiko untuk berinvestasi di perusahaan yang tidak memiliki business plan yang jelas. Oleh karena itu susun business plan sebaik mungkin.

2. Harus memiliki networking yang luas
Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea 'Start-Up', Coba Yuk!

Selain harus memiliki rencana bisnis yang jelas, drama ini mengajarkan betapa pentingnya relasi untuk mengembangkan bisnis. Dengan menjalin relasi yang luas, perusahaan kamu bisa dikenal banyak orang hingga mendapatkan pendanaan dari investor.

Networking juga bisa menjadi modal sosial yang berguna untuk perkembangan bisnis kamu selanjutnya. Ketika bisnis sudah berjalan, seberapa banyak kamu mendapat kesempatan untuk mengembangkan usaha, akan bergantung pada networking yang kamu miliki.

3. Belajar memilki karakter leadership
Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea 'Start-Up', Coba Yuk!

Drama Start-Up mengajarkan betapa pentingnya memiliki jiwa kepemimpinan. Jika kamu memiliki karakter leadership kamu bisa membantu tim dalam perusahaan untuk memecahkan masalah, membuat keputusan yang adil, dan lainnya.

Namun untuk memiliki leadership, kamu harus memiliki pengalaman yang cukup terlebih dahulu. Misalnya, menjadi seorang karyawan sebelum menjadi bos, karena dengan begitu kamu bisa mengambil keputusan dengan memahami jiwa karyawanmu.

4. Tidak menyerah pada kegagalan bisnis
Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea 'Start-Up', Coba Yuk!

Serial ini juga mengajarkan kamu untuk tidak menyerah saat gagal dan belajar dari kesalahan yang menyebabkan kegagalan itu. Ketika kamu gagal, jangan langsung menyerah. Coba mencari tahu kesalahan apa yang kira-kira menyebabkan kegagalan tersebut.

Kamu bisa juga mencari orang yang bisa bertindak sebagai mentor dalam prosesmu berbisnis. Seseorang yang kamu percaya dapat memberikan saran yang membangun. Dengan menganalisis kesalahan-kesalahan yang ada. Kamu bisa terus melangkah melanjutkan bisnismu, berangkat dari kesalahan itu.

5. Memiliki tim yang solid dan berkualitas
Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea 'Start-Up', Coba Yuk!

Dalam membangun sebuah bisnis, kamu tidak bisa sendirian. Perlu kerja sama tim dalam perusahaan yang kamu rintis. Itulah salah satu nilai penting yang bisa kamu petik dari serial drakor “Start-Up”. Memilih orang-orang yang tepat dalam tim, mesti kamu lakukan sejak sekarang.

Jika kamu tidak memiliki tim yang terdiri dari orang-orang berkualitas dan solid satu sama lain, akan sulit mencapai kesuksesan. Oleh karena itu, kamu tidak hanya perlu memastikan bahwa anggota timmu adalah orang yang memiliki kapabilitas yang kamu harapkan, tapi juga seberapa baik mental mereka dalam mendukung dan bekerja sama dalam tim

Kategori
BUSINESS

Tips agar Bisnis Bisa Tetap Berkembang Selama Pandemi

Tips Agar Bisnis Bisa Tetap Berkembang Selama Pandemi

Tips Agar Bisnis Bisa Tetap Berkembang Selama PandemiBanyak sektor usaha terdampak dalam beberapa bulan terakhir akibat COVID-19. Lockdown  atau kumpulan sosial berskala besar (PSBB) membuat banyak perusahaan harus berpikir keras untuk mencari pendekatan inovasi yang harus mereka lakukan demi kelangsungan bisnis mereka.

Bahkan ketika ketidakpastian ekonomi ini mulai mereda, ada kebutuhan mendesak akan panduan yang memprioritaskan perubahan pada pendekatan inovasi, dan bagaimana memutuskan peluang mana yang harus dipahami.

Di lansir dari World Economic Forum, ada tiga cara yang bisa di lakukan pengusaha dan pertanyaan yang mereka harus daftar idn poker indonesia jawab agar bisnis mereka bisa tetap berkembang selama krisis ini.

1. Berinvestasi dalam bakat inovasi karyawan

Ketika bicara soal inovasi, tentu tidak lepas dari peran sumber daya manusia atau karyawan yang dimiliki pengusaha. Eksekutif senior dari perusahaan yang paling cepat berkembang memberikan perhatian khusus untuk menjaga para pemimpin tim, direktur proyek dan manajer program yang memperjuangkan dan memimpin inisiatif inovasi perusahaan.

Caranya bisa dengan mempertahankan talenta top yang mereka miliki. Kedua, perusahaan bisa mulai ‘melirik’ talenta terbaik dari perusahaan pesaing yang mungkin mengalami kendala seperti pemotongan gaji, dirumahkan sementara dan lainnya. Nah untuk meyakinkan apakah investasi terhadap bakat inovasi ini hal penting, coba jawab pertanyaan ini dulu:

Apakah bakat inovasi itu adalah hal yang langka dan perlu kita cari? Sudah belum sih kita berinvestasi untuk memahami secara mendalam dan mengembangkan kompetensi para pemimpin inovasi yang akan kita rekrut? Apakah kita dianggap sebagai perusahaan pilihan oleh talenta inovasi yang ingin kita rekrut? Jika tidak, mengapa tidak? Langkah apa yang kita ambil untuk mempertahankan karyawan dengan potensi inovasi yang tinggi?

2. Riset apa yang dibutuhkan pelanggan dan mencari inovasi baru

Suara pelanggan sangat penting untuk mengetahui apa yang terjadi di pasar. Kadang pendapat konsumen bisa menjadi indikator dari perubahan yang akan datang. Untuk tahu apa cara atau pendekatan yang kita lakukan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan itu penting, pengusaha bisa menjawab pertanyaan ini:

“Apakah kita memulai proses pengembangan inovasi dengan teknologi atau punya peta produk dan perbandingannya dengan peta pengalaman pelanggan?” tulis World Economic Forum yang dilansir pada Senin (20/7/2020).

Kedua, berapa banyak yang kita investasikan dalam mencari peluang daripada bereaksi terhadap ide-ide dari penelitian dan pengembangan (litbang), operasi, dan tenaga penjualan.

3. Jangan takut ambil risiko dan belajar dari kesalahan

Pengusaha juga harus mendorong pengambilan risiko secara bijaksana. Organisasi yang inovatif biasanya menumbuhkan toleransi untuk mengambil risiko dengan mendukung eksperimen cepat-gagal dan belajar dari kekecewaan atas kesalahan inovasi mereka.

Siapa pun tidak akan senang dengan ketidakpastian. Tetapi cara perusahaan mengatasi ketidakpastian yang tidak dapat dikurangi ini dengan memisahkan para pemimpin pertumbuhan dari para penghambat ide mereka.

Para pengusaha harus membedakan kekecewaan mereka, berbagi resiko dengan rekan pengembangan mereka dan menahan serta mengelola risiko ini dengan taruhan yang kecil dan bertahap. Mereka mengambil tanda-tanda dari startup untuk mengadaptasi konsep-konsep seperti prototyping cepat, eksperimen yang hemat dan metodologi yang ringkas.

Kategori
BUSINESS

BRI Tingkatkan Bisnis Pelaku UMKM Hingga Dapat Go Global Lho

BRI Tingkatkan Bisnis Pelaku UMKM Hingga Dapat Go Global Lho

BRI Tingkatkan Bisnis Pelaku UMKM Hingga Dapat Go Global LhoUMKM adalah singkatan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah menetapkan definisi UMKM dan kriterianya dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. 

Usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha peroranga. Yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana tertuang dalam UU UMKM.

Guna meningkatkan bisnis para pelaku UMKM terlebih di masa pandemik seperti saat ini, BRI menggelar BRILIANPRENEUR UMKM Export 2020. Selain sebagai acar puncak dari rangkaian HUT Bank BRI ke-125. Kegiatan tersebut juga sebagai ajang pameran industri kreatif bagi pelaku UMKM Indonesia agar mampu bersaing secara global.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, saat pertama kali BRILIANPRENEUR UMKM Export diadakan pada tahun 2019, BRI mampu memfasilitasi 23 kontrak antara para pelaku UMKM dengan buyer yang berasal dari poker online deposit pulsa tri luar negeri dengan nilai kontrak sebesar USD33,5 juta atau Rp473 miliar.

“Alhamdulillah kita adakan BRILIANPRENEUR UMKM Export yang pertama dan menurut saya sukses karena 3 hari dikunjungi 16 ribu orang dan tahun lalu bisa memfasilitasi 23 kontrak, dan nilainya USD33,5 juta. Saya kira terobosan yang bagus selama 3 hari kita bisa mempertemukan UMKM kita dengan buyer luar negeri,” ujar Sunarso dalam Konferensi Pers Daring UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 yang digelar secara virtual, Selasa (1/12/2020).

Meskipun event pada tahun ini diadakan secara virtual, BRI tetap memberikan panggung bagi UMKM untuk dapat tampil di pasar global. Selain itu, para pelaku UMKM juga berkesempatan bertemu dengan potential buyers dari berbagai negara.

1. Sunarso yakin BRILIANPRENEUR UMKM Export 2020 bisa mendatangkan lebih banyak buyer
Ini Cara Keren BRI Tingkatkan Bisnis Pelaku UMKM Hingga Go Global

Sunarso menambahkan, pada gelaran Acara (BRILIANPRENEUR UMKM Export 2020), BRI berkomitmen bisa memfasilitasi lebih dari 23 kontrak dan berharap nilai kontraknya bisa mencapai USD50 juta. Beliau pun yakin dan optimistis Acara (BRILIANPRENEUR UMKM Export) tahun ini bisa mendatangkan lebih banyak buyer daripada sebelumnya meskipun digelar secara virtual.

“Kalau tahun lalu kita bisa memfasilitasi 23 kontrak, mudah-mudahan tahun ini bisa lebih dari itu, dan nilainya syukur-syukur bisa melebihi USD 50 juta sudah bagus. Sebenarnya yang penting adalah setelah 3 hari itu. Sepanjang tahun, UMKM kita banyak yang berkontrak dengan buyer di luar negeri,” jelasnya.

2. Proses kurasi berjalan panjang dan profesional
Ini Cara Keren BRI Tingkatkan Bisnis Pelaku UMKM Hingga Go Global

Sementara itu, Kurator BRILIANPRENEUR 2020 Kategori Home Decor and Craft, Diana Nazir, mengungkapkan bahwa proses kurasi menentukan dan menetapkan para pelaku UMKM yang terpilih untuk tampil di BRILIANPRENEUR 2020 benar-benar proses yang panjang dan profesional. Kurasi pun berjalan 2 tahap, yaitu di bulan Agustus dan Oktober.

“Pendaftaran melalui website www.brilianpreneur.com. Data yang masuk diperiksa secara administrasi. Kemudian dibagikan kepada kurator sesuai bidang keahlian masing-masing. Lalu dipanggil yang lolos untuk menghadirkan produknya secara fisik (dikirim). Interview pun melalui konferensi video untuk tahu lebih jelas secara detail produk UMKM-nya. Jadi, kami memastikan produk-produk dari ajang BRILIANPRENEUR 2020 sangat pantas untuk dipasarkan hingga ke kancah internasional,” katanya.

3. Semakin banyak mengonsumsi produk UMKM, tenaga kerja akan terserap dan tersalurkan
Ini Cara Keren BRI Tingkatkan Bisnis Pelaku UMKM Hingga Go Global

Dirut BRI Sunarso juga berujar bahwa tenaga kerja akan terserap dan tersalurkan oleh produk-produk dari UMKM yang banyak mengonsumsi. Semakin banyak produk UMKM baik domestik maupun ekspor yang diproduksi, artinya akan meningkatkan tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanah Air.

“Itulah salah satu tujuan utama penyelenggaraan BRILIANPRENEUR, yaitu memasarkan produk UMKM kita, yang tidak hanya diserap untuk pasar domestik, tetapi juga pasar ekspor,” ujarnya.

Sunarso juga menjelaskan, sebenarnya UMKM masyarakat Tanah Air lebih membutuhkan edukasi dengan menempatkan UMKM sejajar dengan bank sebagai mitra. Ia pun menjabarkan beberapa cara untuk mengedukasi UMKM versi BRI